SAKA GURU, dari segala Patokan Hidup, ialah KuasaNya Tuhan Yang Maha Esa (Kodrat). Maka tidak ada sesuatu apapun yang ada di alam jagad raya ini, baik yang bersifat lahir batin, maupun Insaniah, yang terlepas dari Maha Kuasa Tuhan Yang Semesta itu.
Patokan semesta itu adalah seperti:

L A H I R

a.    Mempunyai alam tandingan: ada pria dan wanita, ada besar ada kecil dan seterusnya.

b.    Patah tumbuh hilang berganti: Ada yang pulang ada yang datang.

+    Kalau tidak ada yang pulang dunia ini akan penuh sesak, dan padat.

+    Kalau tidak ada yang datang dunia ini akan mati dan sepi.

c.    Ada aksi dan reaksi. Setiap kegiatan menimbulkan tantangan.

B A T I N

a.    Hukum karma, hukum dari pada perbuatan. Perbuatan manusia sekarang menentukan keadaan/tingkat hidupnya di waktu yang akan datang baik untuk dia maupun keturunannya.

b.    Hukum dialektika, hukum sebab akibat. Baik buruknya keadaan ditentukan oleh perbuatan manusia sendiri.

c.    Hukum Tuhan. Segala darma dan karma setiap manusia akan ada siksa dan pahalanya sesuai dengan itikad dan perbuatannya masing-masing.

d.    Hukum Alam. Siapa menanam ia akan memetik buah sebagai hasil tanamannya sendiri.

I N S A N

a.    Pulih ka jati pulang ka asal.

+    Kepada siapa/apa Insan mengabdi (kumawula), kepadanyalah Insan akan kembali.

+    Mengabdi kepada nafsu hewani, sesuai dengan binatang.

+    Mengabdi kepada nafsu duniawi, sesuai dengan benda.

+    Mengabdi kepada nafsu robani, sesuai dengan iblis.

+    Mengabdi kepada nafsu setani, sesuai dengan setan.

b.    Mengabdi kepada Tuhan Yang Maha esa, yang wujud pada sifat Tuhan, akan pulih ka Jati pulang ka asal manunggal dengan Tuhannya.

Oleh sebab itu harus berpatokan:

L A H I R I Y A H

a.    Memilih antara yang wajib dan yang tidak wajib untuk dikerjakan dalam wujud Tuhan Yang Maha Esa.

b.    Menginsyafi bahwa hidup di dunia ini ada akhirnya. Kekayaan, anak isteri yang menjadi kesayangan tidak akan ada yang dibawa. Maka selama hidup haruslah berusaha untuk saling rasa merasakan, hormat menghormati, harga menghargai amal ibadah terhadap sesamanya supaya hidup rukun manunggal dalam wujud Tuhan Yang Maha Esa, selamat menyelamatkan di dunia hingga akhiril jaman.

B A T I N I A H

a.    Segala darma dan karma menunjukkan martabat hidup pribadi manusianya yang harus dijaga sebaik-baiknya agar tidak merosot dalam kedudukan yang rendah.

b.    Mempunyai harga diri dan percaya terhadap diri sendiri yang kesifatan Penguasanya Tuhan Yang Maha Esa, sebab tahu kepada diri berarti tahu kepada Tuhannya.

c.    Bahwa Kuasa Nya Tuhan Yang Maha Esa meliputi segala jaman dan keadaan dan di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, semua umat itu sama dan akan menerima hukumNya sesuai dengan darma dan karmanya masing-masing.

d.    Percaya kepada kasunyatan yang huruf, yang ada dan dapat dirasa; kelapa berbuah kelapa, manusia beranak manusia. Tiap manusia mempunyai budidaya rasa kepribadian masing-masing sesuai dengan bangsa dan kebangsaannya, yang harus dijunjung tinggi dan hormati.

I N S A N I A H

Mempergunakan lahir dan batinnya untuk mewujudkan kesejahteraan lahir batin, dunia dan akhirat

Terima kasih sudah mendayagunakan dokumen ini!